Senin, 30 September 2013

Berjuta rasa mata memandang

Indah di mata
Kenikmatan datang dari Tuhan  Sang Pencipta alam. Diberikannya makhluk-makhluk tanpa batas memandang kenikmatan. Betapa murah dan memajankan manusia. Tubuh yang indah, tempat yang nyaman, nan luas mata memandang. Jauh berjuta langkah kaki, berjuta rasa, bermilyar makhluk berada di kendaliNya.

Mata manusia dimanjakan dengan belbagai keindahan. Tak terasa indahnya mata selalu memandangnya. Kesempurnaan dimata ia perolehnya. Melihat berjuta warna, memandang berjuta keindahan yang sempurna. Membawa ke dalam qalbu tempat singasana nurani. Menengadah membawanya ke hadapanNya.  Bersyukur dihadapanNya menyebutNya dengan segala rebahan jiwa yang tak berdaya.

Berjuta warna dan rasa, jiwa-jiwa terpukau hendak merasa besar karunia yang diterima dalam jiwa yang berkelana. Jauh luas tinggi yang dirasa bersatu dalam sanubari alam yang telah dicipta dengan kesempurnaanNya.

Nan elok nan indah di mata memandangnya,  itulah nikmat karuniaNya.~ 

"Tuhan Engkau Maha Sempurna"

Selasa, 1 Oktober 2013; 10;02


Jumat, 27 September 2013

Cerdas menghadapi masalah

Ilustrasi
Tak ada orang yang sempurna di belahan dunia ini. Maaf kata yang bijak bagi orang yang memahami situasi dan keadaan yang kurang menerangi hati dan pikiran kita yang kita alami.

Kita berinteraksi kadang kala kita tidak sadar mungkin kita menyalahi aturan dan keadaan di sekitar kita. Kadang egonya muncul tanpa kita sadari. Ego inilah yang kadang membuat kita melakukan semaunya sendiri tanpa melihat perasaan orang disekitar kita. Tanpa punya rasa salah tetapi kita dilihat salah bagi orang lain hingga orang tersebut hanya bisa memahami dan memaklumi.

Ketika kita tidak sadar atau munkin belum paham, terimalah dengan hati yang lapang jika ada orang yang memberikan kabar bahwa kita belum sadar untuk melakukan suatu hal karena kita kurang menyadari apa yang kita lakukan.

Terimalah dengan penuh kesadaran dan menerima dengan kesadaran hati dan pikiran. Meng-iyakan apa yang disampaikan dan jangan marah dulu dengarkan dulu semua apa yang sedang di utarakan, dengarkan dengan baik, beri kesempatan ia untuk berbicara memberikan masukan atau pun hansihat bagi kita. Jangan meremehkan pembicaraan orang karena mungkin semua itu curahan hati dan pikirannya yang selama ini terpendam.

perhatikan dan pahami apa yang disampaikan jangan sesekali kita respon dulu. Jika kita sudah memahami dan apa yang ia berikan semua barulah kita perlahan-lahan memberikan ungkapan untuk merespon apa yang yelah disampaikan.

Dengan hati yang lapang dan besar hati dan pikiran, kita tidak boleh memberikan respon dengan kasar dan emosi tinggi berikanlah umpan balik dengan hati yang dan pikiran yang jernih meski kita menyadari apa yang kita lakukan kurang pantas kurang pas dihati. Jangan emosi justru kita yang banyak terima kasih apa yang telah diberikan masukan dan saran yang disampaikan.

jangan pakae kata-kata yang menyakitkan hati karena mereka baik hati. Bukan menjerumuskan hati maka besarkan hati kita sendiri dengan menahan  segala perasaan yang kita punyai. jangan emosi semua itu untuk kebaikan kita sendiri dan juga semua orang yang ada di samping kita. Maka janganlah menggungapkan perasaan kita dengan ego dan emosi.

Tatalah hati dan pikiran jangan gegabah untuk menangani hal ini dengan semaunya sendiri, gunakan hati jangan pakai emosi. inilah yang dinamakan kecerdasan emosi.

Kecerdasan emosi adalah kemampuan seseorang untuk dapat menerima, menilai, mengelola dan mengontrol emosi dirinya dan orang lain di sekitar. (Wikipedia)
Menurut Howard Garner (1983) ada lima pokok yang utama dari kecerdasan emosional seseorang :
1. Mampu menyadari dan mengelola emosi diri sendiri
2. memiliki kepekaan terhadap emosi orang lain.
3. mampu merespon dan
4. bernegoisasi dengan orang lain secara emosional
5. Mampu menggunakan emsoi sebagai alat untuk memotivasi diri.

Intinya jangan marah dan jangan marah, tenang menghadapi segala persoalan yang ada.
Begitu beratnya untuk mampu menjadi dan berubah jadi seorang yang cerdas emosi. Tapi marilah kita berlatih dan belajar sesuai kemampuan kita. Hebat jadi orang yang cerdas emosi. Selamat mencoba dan berusaha.~

Sabtu, 28 September 2013
Ahmad Yazid Muarrif
Sabar dan jangan marah~

Rabu, 25 September 2013

Manusia hanya bisa merencanakan

Di sini tempat yang direncanakan, Google
Sore-sore mau jalan tadabbur alam ga jadi diganti dengan saling tukar pikiran memikirkan masa depan. Ternyata semua itu ada hikmahnya tak ada yang sia-sia walau ga jadi rencana tapi kehendak Tuhan memberikan jalan yang lebih nyaman.

Belum punya pekerjaan yang mapan cari dulu pengalaman, jalan-jalan cari inspirasi untuk membangkitkan gairah semangat mempersiapkan diri untuk merajut impian dan tujuan masa yang akan datang.

Curhat memang diperlukan untuk diungkapkan kepada teman agar tidak terpendam dalam hati dan pikiran. Siapa tahu solusi didapatkan untuk memecahkan masalah yang selama ini terpendam, dan akhirnya terbuka untuk bisa dilaksanakan.

Tukar pengalaman, pikiran, pengetahuan untuk saling memberikan masukan sebagai motivasi hidup untuk berjuang menghadapi kenyataan yang kita alami dan kita jalankan.

Asal yakin dan percaya diri sesuatu apapun kita segera lakukan. Kegagalan hal yang lumrah, yang habat adalah jatuh bangun untuk selalu mengejar harapan yang di cita-citakan. Tentu semua ada ujian dan cobaan, lalui ujian dan cobaan tadi dengan tetap berusaha dan berdoa agar semua dapat dijalani dengan kemudahan.

Hilangkan rasa yang menghantui perasaan dan pikiran, jangan sampai kemakan omongan orang yang tidak mengerti dan paham tentang diri kita. Singkirkan perasaan dan pikiran negatif agar tidak mudah goyah dan tetap pada pendirannya.

Memang tidak mudah untuk dilakukan tetapi bersabarlah dan langkahkan kaki untuk menempuhnya walau pelan-pelan tetapi memiliki kepastian yang diharapkan.

Semangat hidup untuk kawanku~
tertatih-tatih langkahmu
dalam menjalankan roda kehidupanmu
penuh liku dan berbatu
jatuh bangun mengejar harapanmu
belum jua kau temukan
harapan dan keinginan kau rajut
datang ujian dan cobaan
bersabar untuk bertahan
menunggu inspirasi datang
sambil minta petolongan kepada Tuhan
berikan jalan terang untuk melakukan
jangan menyerah sebelum kau berjuang
jangan mudah goyah dengan pendirian
hentakkan hati dan pikiranmu
langkahkan kakimu untuk meraih citamu
jagan bimbang dan ragu
untuk menggapai impianmu~

Teruntuk sobatku wil n jas~
Rabu, 25 September 2013
Sore menunggu sobat yang tak  kunjung datang ternyata gak enak badan akhirnya tidak jadi jalan-jalan~

Selasa, 24 September 2013

Barokah dalam hidup

Pelajaran untuk kita semua dan untuk kita renungkan bersama :

Kadang mungkin orang tidak terpikirkan apa itu #barokah dalam hidupnya. Maklum aja mungkin mereka belum tahu dan merasakan barokah dalam hidupnya. Ketika orang tersebut dilanda ujian dan cobaan yang menimpa dalam hidupnya,  harta benda dihabiskan hanya untuk menghalonya, habis manis hanya untuk dirinya bukan untuk amal akhiratnya.

Tahunya adalah musibah yang lagi melanda hidupnya. Harta tahunya hanya untuk jaga-jaga jika ada kesulitan dalam hidupnya. Akhirnya mereka sadar bukan harta yang membuat bahagia. Tetapi harta yang memberikan manfaat dalam berupaya menjalani hidupnya dengan penuh kemanfaatan akhiratnya.

Harta sedikit asal barokah tenang hidupnya, bersyukur apa yang diberikan, sabar dalam menjalankan ketaqwaannya. Sedekah untuk amal perbuatan, Ikhlas dalam pemberian, senyum dalam pergaulan, maaf dalam kesalahan, rendah hati untuk kemampuan, santun untuk tutur kata, ramah untuk kebersamaan. Senang hidup dengan penuh keberkahan. ~

Harta yang memberikan manfat kebaikan, baik untuk dirinya dan orang lain serta untuk kemanfaatan agama dan akhiratnya adalah Barokah.

Refleksi kehidupan untuk kita ambil pelajaran
Ahmad Yazid Muarrif~

Keinginan dan harapan

Berharap tumbu berkembang sesuai harapan
Keinginan adalah sebuah harapan setiap orang. Semua memiliki keinginan tetapi bagaimana caranya untuk mencapainya. Orang tanpa keinginan berarti hidup tidak ada harapan, hidup apa adanya.

Pada hal munusia itukan selalu dinamis memiliki perubahan untuk kedepan. Perubahan disini adalah diantaranya perubahan fisik, psikis d
an nasipnya. Perubahan fisik pasti karena manusia dari waktu ke waktu akan tumbuh berkembang, begitu pula seiring perubahan fisiknya juga akan mengalami perubahan psikisnya.

Beda dengan perubahan nasibnya. Nasib seseorang sudah ditentukan Tuhan sejak dalam kandungan rahim ibunya. Karena manusia tidak bisa menentukan nasib seseorang secara langsung begitu saja. Nasib seseorang dapat diketahui seiring dengan perjalanan hidup yang dilaluinya, lambat laun baru akan dapat diketahui melalui perubahan hidup yang dilakukannya.

Nasib orang itu berbeda-beda, itulah sekenario dari Tuhan coba bayangkan betapa banyaknya manusia didunia nasib seseorang berbeda semuanya. Hebatkan.. Tuhan, kalau manusia apa hebatnya??

Pada umumnya manusia memiliki keinginan. Entah keinginannya apa terserah orangnya. Ingin jadi orang sukses dalam hidupnya, ingin jadi orang pengusaha, jadi kaya, ingin memiliki pekerjaan yang mapan, ingin memiliki calon suami / istri yang baik, dan masih sak abreg lagi keinginannya yang ingin dicapainya.

Tetapi mengapa keinginan terkadang menemui kegagalan, sehingga yang ada putus harapan, jadi semua tidak ada yang diraihnya. Cobalah tengok ke kiri dan kekanan ke depan dan belakang. Artinya ambilah perlajaran dan ketahuilah mereka-mereka yang telah sukses tentu banyak yang mereka alami dengan kegagalan, tetapi mereka terus berjuang untuk meraih impiannya jatuh bangun ia tetap mengejar dan berusaha untuk mewujudkan apa yang di ingkinkannya. Tak ada orang yang tiba-tiab (ujuk-ujuk) sukses begitu saja.

Menurut John Maxwell justru bahwa dengan kegagalan adalah tangga menuju kesuksesan. Orang bijak juga mengatakan bahwa kegagalan adalah awal dari kesukusesan, ada juga kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. ingatlah juga dalam didalam agama bahwa "Dalam kesulitan akan ada kemudahan"

Maka demikian kita haruslah melakukan untuk selalu mengoreksi diri dan mencari apa faktor yang menjadi kegagalan yang dialami untuk dijadikan koreksi dan bebenah diri.
Jatuh bangun itu biasa  asal semangat tidak boleh susut untuk mengejar tangga karena kesuksesan tinggal di depan mata.

Waspada dan hati-hati dengan dihinggapi rasa kemalasan. Malas sebenarnya adalah penyakit jiwa yang melanda orang-orang yang akan meraih kesuksesan untuk dicoba sejauh mana semangat dan kesungguhan usahanya. Jika kemasalan tidak dilawan akhirnya usaha yang dilakukan berhenti dijalan dan bahkan ditinggalkan. kegagalan tinggal kenangan tanpa ada kelanjutan.

Pelan-pelan dikit demi sedikit asal ajeg lama-kelamaan akan jadi bukit. Pepatah juga mengatakan "Berakit-rakit ke hulu, berenang ketepian" bersakit-sakit dahullu bersenang-senang kemudian. Terus melangkah menuju tangga kesuksesan.

Keinginan dan harapan membutuhkan perjalanan dan proses yang tidak singkat. Butuh pengorbanan, pikiran, tenaga, biaya dan yang paling puncak adalah kesabaran. Kesabaran dalam melaksanakan, kesabaran dalam berjuang, kesabaran dalam cobaan dan rintangan yang menghadang.

Teguhkan hati dan impian, sabar daalam menjalankan, doa untuk memohon di ijinkan raih harapan yang dicita-citakan.~

Selasa, 24 September 2013, 23;54
Penulis : A. Yazid Muarrif
Kesabaran kunci keberhasilan~

Minggu, 22 September 2013

Memahami dan mencari jati diri ~

ilustrasi 
Orang kadang bigung sampai mengatakan siapa aku sebenarnya, sebenarnya paham dirinya ya dirinya, aku ya aku, kamu ya kamu. Iya benar tidak salah kok.. Dulu kita semasa kecil sampai sekarang mungkin masih bigung untuk mengatakan siapa aku yang sebenarnya. masak gak tahu tentang dirinya, mulai sekarang identifikasi diri siapa aku, laki-laki atau
perempuan, hobinya apa, statusnya apa dimana tinggalnya dengan siapa, usia berapa, apa kesayanganmu dan seterusnya. Jawablah pertanyaan-pertanyaan tersebut. pasti kamu akan tahu jati dirimu.

Yang jelas yang pertama adalah mampu mengidentifikasi diri atau yang lebih sering kita dengar instruspeksi diri atau kalau belum paham mengkoreksi diri. Dengan mengoreksi diri seseorang mampu lebih mengenal dengan dirinya sendiri. Seperti apa, bagaimana, mengapa, seharusnya seperti apa.

Sebagai misal ternyata saya seperti arjuna wah teralu nich.., seperti ayah atau mirip dengan ibumu, tubuhmu kekar, langsing, tinggi, gemuk, imut, badan kecil, badan besar. selanjutnya lucu humoris, periang, murah senyum, cerewet lho.., seram tapi pinter iiihh.., sangar.. tapi banyak yang senyum dan sebagainya.

Yang kedua yaitu : Mau menerima kritikan dan masukan dari orang lain bahkan dari dirinya sendiri. Kritikan dan masukan ini bersifat membangun agar nanti bisa merubah ke lebih baik. Kritik dan saran bisa juga dikatakan penilaian diri sejauh mana seseorang dihadapan orang lain. Misal Pendiam, tersinggungan, lekas marah, ceplas-ceplos, cerewet, cerdik, cerdas, manja, mudah putus asa dan sebagainya.

Yang ketiga : Merefleksikan diri ke masa lalu atau merenungkan masa-masa kecilnya dulu. Masa kecil ini kebanyak orang tentu tidak tahu banyak tentang dirinya sendiri kecuali kepada orang tuanya karena sejak kecil orang tuanyalah yang mengasuhnya. Makanya tanyakanlah tentang diri pada masa lampau kepada bapak atau ibu. Dia lebih tahu dari pada kita. Misal masa kecil kita suka makan tahu (seperti yang nulis), suka makan tempe, suka menggambar, suka menyanyi dan joget, sering diajak paman jalan-jalan, senang makan tiwul, suka mengaji, suka menulis dan masih banyak lagi.

Yang ke empat : Mampu membaca situasi keadaan sekitar. Artinya kita harus mau peduli dengan masyarakat sekitar. Karena dengan hidup di masyarakat kita akan dapat mengetahui berbagai macam perbedaan dan latar belakang seseorang. Dengan mengetahui berbagai macam perbedaan berarti kita dapat membaca keberadaan seseorang sehingga dapat saling mengisi dan memberi kekurangan. Berikanlah masukan dan saran kepada orang agar mampu mencoba untuk menerima segala apa yang diberikan.

Dari keempat inilah orang akan dapat mengetahui siapa dirinya sendiri kekurangannya apa dan kelebihannya apa. sehingga bisa membaca dirinya sendiri dan akan bisa membenahi diri agar lebih maju dan mampu berinteraksi dengan orang lain lebih baik.

Jika kita renungkan mencari jati diri ini sama dengan mengetahui karakteristik diri seseorang bahkan kita sendiri.

Senin, 23 September 2013, 00;31
Penulis : Ahmad Yazid Muarrif
Membangun karakteristik mulai dari diri kita sendiri.

Teguh pendirian dalam melakukan kebaikan

Berpegang teguh pada pendirian. Dalam ajaran agama Islam namanya Istiqomah, yaitu tidak mudah terombang ambing dengan keadaan ataupun situasi apapun yang membuat goyah. Tidak mudah orang mempertahankan pendiriannya dikarenakan banyak godaan dan rintangan yang menghadang.

Apa pun yang kita inginkan kita usahakan untuk selalu kita pegang. Jangan mudah goyah dengan pendirian kalau sudah matap dalam hati dan pikiran. Jangan hiaraukan omongan orang jika tidak senang dengan kita. Karena omongan orang lain kadang hanya menggoda apa yang kita lakukan.

Omongan orang tidak bisa dipertangungjawabkan toh mereka tidak tahu apa yang sedang  kita pikirkan. Ada pepatah "biarlah anjing menggonggong kafilah berlalu" yang artinya biarkan saja orang ngomong semaunya yang penting kita tidak tergoyahkan pendiriannya. Tapi bagaimana pun kita harus menanggapi dengan sopan, rendah hati dan menghormati.

Lebih-lebih memegang ketahuhidan Tuhan. Jangan ditukar dan dijual dengan harta yang fana, nanti kita akan menyesal dan merana selama-lamanya.

Jika omongan orang itu menyenangkan memberi dukungan kita harus berlaku sopan dan memberikan tanggapan yang baik. Terima masukan dan sarannya kemudian lakukan sesuai harapan yang kita inginkan.

Jadi kita biasa-biasa saja dalam bergaul dengan yang lainnya. Lakukan apa saja yang penting baik dan pisitif asal jangan berlaku sombong, angkuh, ria atau memperlihatkan keaikan kita dengan tujuan mencari pujian orang lain, acuh tak acuh, cuek, hal ini jangan dilakukan. Karena akan memancing kemarahan dan emosi orang lain. Akhirnya apa yang kita lakukan kosong tanpa bernilai kebaikan.

Maka dari itu istiqomah ini dibagi tiga bagian :
1. Istiqomah iman
seperti tadi dalam memegang ketahuhidan kepada Tuhan, jangan sampai kita jadi atau jatuh pada       kekufuran.
2. Istiqomah (Teguh pendirian) dalam hati
Hati adalah suci yang tidak bisa di bohongi dengan kata-kata dengan mulut kita. Maka hati haruslah dijaga kesuciannya. Ia adalah mata hati yang dapat menunjukkan arah dan tujuan dalam kebenaran.
3. Istiqomah (Teguh) dalam lisan
lisan adalah hiasan yang dimiliki setiap insan. Jika manis yang dikatakan berarti menunjukkan hatinya baik. jika kata-kata yang dikeluarkan kotor maka mencermin hatinya kotor. Pepatah jawa mengatakan "Ajining diri gumantung ing lathi"

Dari ketiga inilah marilah kita jaga bersama jangan sampai berlebihan, karena dengan berlebihan dimurkai Tuhan.

Ahad, 22 September 2013, 15;24
Ahmad Yazid Muarrif

Sabtu, 21 September 2013

Pentingnya peran pendidikan untuk umat

Foto by : Yazid~
Pendidikan
Pendidikan memiliki peranan yang sangat penting dalam perubahan dari masa ke masa. Pendidikan memberikan jalan kepada semua insan dalam menghadapi tantangan zaman. Pendidikan memberikan pengaruh perubahan kehidupan.

Dari generasi ke generasi tak luput dari peran pendidikan. Pendidikan adalah sebuah kegiatan yang dilakukan untuk memberikan bekal menghadapi perubahan saat sekarang maupun masa yang akan datang.

Pendidikan merupakan pengarah kehidupan manusia dalam menghadapi perubahan. Seperti yang dikemukakan oleh Lodge : "life is education, and educatoin is life". Yang berarti bahwa seluruh proses hidup dan kehidupan manusia itu adalah proses pendidikan.

Dengan demikian kita hidup ini adalah pendidikan. Karena seluruh proses hidup dan lehidupan manusia adalah proses pendidikan kata si Lodge di atas.  Bukannya pendidikan itu hanya ada di kelas seperti di sekolahan. Iya itu kalau menurut pendidikan formal. Emang apa pendidikan formal itu ?

Pendidikan formal yaitu pendidikan yang diselenggarakan oleh beberapa orang dengan saling kerja sama untuk melaksanakan pengajaran secara terjadwal dan diwujudkan dalam suatu wadah yang namanya lembaga, yaitu lembaga pendidikan. Disitu tersusun organisasi pendidikan. 

organisasi pendidikan itu terdiri dari adanya kepala sekolah, guru, murid atau siswa, ada pembelajaran ada kurikulum dan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung terselenggaranya pelaksanaan pendidikan.

La terus bagaimana yang non formal?
yang non formal diselenggarakan tidak harus adanya kepala yang penting disitu ada pendidik dan ada yang di-didik dan tidak harus memerlukan kurikulum seperti sekolah formal adanya. Sebagai contoh kelompok pengajian atau majlis ta'lim, kumpulan TPA tiap sore, Pondok Pesantren dan lain sebagainya.

Yang lebih enteng lagi misal kita saling memberikan ilmu kepada orang lain namanya juga pendidikan, memberikan petuah atau nsihat juga pendidikan. Jadi segala sesuatu jika terjadi perubahan yang tadinya tidak tahu dan sekarang tahu namanya proses pendidikan atau proses perubahan yang pada akhirnya seseorang itu lebih tahu dari pada sebelumnya.

Karena yang namanya pendidikan dengan akhir tujuan adalah perubahan.

Ahad, 22 September 2013
Ditulis : Ahmad Yazid M
Peran penting pendidikan untuk semua umat

 
Design by Free Wordpress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Templates